ANUGERAH TERINDAH UNTUK PARA PECINTA AL-QUR’AN

Ayah Bunda,
Adanya Al-Qur’an adalah sebuah penghormatan bagi manusia, yang tidak bisa ditandingi oleh apapun.
Membaca Al-Qur’an adalah kemuliaan dan dengan kemuliaan itu Allah hendak memuliakan manusia.
Kemuliaan itu akan menjadi sempurna bila kita membacanya dengan penuh keikhlasan.
Bahkan malaikat pun tidak pernah diberi kemuliaan seperti ini, mereka justru selalu berusaha untuk mendengarkannya dari bacaan manusia.

Maka yang wajib kita lakukan adalah mempelajari, memahami, mengahayati, mengamalkan dan mengajarkannya.
Sebagaimana hadits Nabi dari Dzun Nuraini, Usman bin Affan ra,
“Sebaik-baik kalian adalah yang mengkaji Al-Qur’an dan mengajarkannya.” (HR. Bukhari).
Allah janjikan kedudukan yang terhormat bagi para pencinta dan penghayat Al-Qur’an.

Bahkan mereka disebut-sebut sebagai keluarga Allah di bumi.
Sebagaimana hadits Nabi,
“Sesungguhnya Allah swt mempunyai keluarga dari kalangan manusia.” Ada yang bertanya, “Mereka itu siapa ya Rasulullah?” Nabi bersabda, “Mereka adalah ahlul Qur’an, sebab mereka adalah ahlinya Allah yang paling istimewa.”(HR. Ibnu Majah).

Tentu siapa pun pasti iri dengan mereka yang terpilih. Mereka yang mendapat predikat keluarga Allah di bumi. Mereka yang telah menjadi sebaik-baik manusia. Rasa iri kepada mereka ini bahkan diperbolehkan Rasulullah,
“Tidak ada iri hati kecuali terhadap dua orang: Orang yang diberi Al-Qur’an oleh Allah, lalu dia melaksanakannya di tengah malam dan siang. Serta orang yang diberi harta oleh Allah, lalu dia menafkahkan di saat malam dan siang.” (HR Bukhari dan Muslim)

Menelaah, membaca dan mengamati berulang-ulang, kemudian merenungi makna-makna ayat, akan membuat kita merasakan manisnya Al-Qur’an. Bisyr bin As-Sura mengatakan, “Ayat al Quran itu bagaikan buah kurma, ketika dikunyah, maka ia akan mengeluarkan kemanisannya.”

Kenikmatan bercengkrama dengan Al-Qur’an itu ibarat candu. Bisa membuat ketagihan.
Mungkin kita pernah merasakan ketika kita telah menyelesaikan satu surat atau satu juz, tiba-tiba kita masih saja ingin menambahnya, melanjutkan bacaan yang lainnya, lagi dan lagi.
Itulah kenikmatan yang dianugerahkan Allah kepada para pencinta Al-Qur’an.

blog